Membedakan Situs Berita Provokatif dan Lebay secara Nalar


Menjelang Pesta Rakyat hingga hingar bingar Pemilu, pemilukada membuat dinding halaman sosial media seperti facebook,twitter,instagram dan lain sebagainya menjadi ramai pengamat dan pelaku Politik dadakan.
tak jarang acara saling sindir saling hujad dan saling Unfriend pun di mulai dari sini.
darimana..??
ya.. dari opini pribadi masing masing yang di landasi dengan adanya Link artikel dari situs berita apapun yang dirasa bisa mewakili suara hatinya untuk menunjukkan kepada lawan "politiknya" di sosial media. (seolah artikel dari situs berita tersebut adalah dalil penguat.. #haduuh... )

dari sini sebenarnya banyak celah yang bisa di ambil dan dimanfaatkan oleh pemburu uang maupun News maker sesuai pesanan.

apa magsudnya..??
begini..

Anggap saja situs berita itu adalah Toko yang ada di pinggir jalan. Ketika toko itu ramai pembeli maka akan banyak yang nitip jualan dan juga ada yang nitip Poster untuk Promosi.
paham..??

iya.. barangkali jika situs berita sudah mulai ramai pengunjung dan orang yang membagikan berita beritanya di jejaring sosial maka akan ada juga yang pesan opini agar di bagikan ke sosial media serta akan ada pula yang menitipkan iklan brand di situs tersebut, jelas disini tujuan pemilik situs adalah UANG ( pake hurif kapital )

nah indahnya bisnis situs berita semacam ini adalah emosi pembaca yang mudah tersulut ketika ada berita yang kontroversi maupun sesuai dengan opini pembaca, maka dengan semangat 45 pembaca tersebut akan sukarela sodaqoh membagikan artikel tersebut di halaman akun sosial medianya..

soo guys... cermat cermatlah dalam membagikan opini kepada publik.., apakah berpotensi menjadi ribut ribut sama temen kamu atau akan membawa kedamaian rahmatan lil'alamin..??

semoga artikel ini sedikit mencerahkan..
silahkan di bagikan di laman sosial media anda!